
Momen shooting selalu jadi tempat belajar hidup. Pelajaran sekarang dari orang2 yang terus bersyukur, walaupun mereka sudah kehilangan segalanya di gempa/tsunami/likuefaksi Palu:
Bu Indra & Fadillah kehilangan suami/ayahnya. Rumah dan seisinya hilang ditelan bumi.
Pak Sutikno kehilangan anak kembar & istrinya. Motor Honda Kharisma istrinya berhasil ia temukan dan jadi kendaraannya berdagang setiap hari.
Ibu Nurhayati kehilangan putrinya yang berusia 8 tahun. Saat itu ia sedang hamil 9 bulan. Seminggu setelah kehilangan putrinya, ia melahirkan Amang, anak laki-lakinya.
Tonton film dokumenternya akhir September nanti hanya di @anatmanpictures