
Instagram itu bisnis pencitraan.
Kalau tidak hati-hati malah bisa terjebak dengan realitas yg kita buat sendiri, dan malah jadi tidak jujur sama diri sendiri.
Beberapa minggu ini mulai bisnis baru di Australia sebagai cleaning service. Bingung juga kok ada perasaan malu, insecure dan tidak mau membuka sisi diri yang ini.
Si Aku berteriak2, tidak mau terima peran yang sedang dilakoni ini. Si Aku terbiasa hidup nyaman, dihormati, dipandang, jadi bos, jadi sutradara, mau minta apa tinggal suruh-suruh. Bukan menyikat WC dan menyebar brosur dari rumah ke rumah.
Saat biasanya diskusi dan jadi pembicara ttg keterpautan hidup, ngomong ttg Anatman (selfless), secara filosofis kayaknya gampang.
Sekarang waktunya praktek Anatman (selfless) yg sebenarnya.
Sadari saja perasaan malu, tengsin, insecure, ego, dan lain2 yang muncul. Saat disadari, semua perlahan hilang sendiri.
Nyamannya hati ini saat bisa jujur pada diri sendiri, jernih, melihat diri & kenyataan apa adanya.
Nothing is significant, yet nothing is insignificant.
Yang mau lihat, support & bantu follow cek @cleaningishealing yaa ❤️🙏🏽