
Indahnya bunga aster di kebun yg pagi ini mekar, lalu ada lebah datang!
Banyak spesies lebah di dunia yang punah karena aktivitas agrikultur manusia yang terlalu rakus.
Ngomong tentang rakus, kayaknya perlu juga ngomong tentang betapa rakusnya aku perhatikan masyarakat di “negara maju”, termasuk diriku sendiri.
Aku sebagai orang asia yang “sopan” & introvert, baru belajar memaki ala barat ya di sini. Belajar ngomong “FUCKKK” or “SHIT” “FUCK OFF” dkk, karena memang sepertinya begitu ya budaya dan cara ngomong orang2 di sini.
Bicara tentang memaki, kalau mau lihat emisi karbon misalnya yg dihasilkan Australia saja, yg penduduknya cuma 20jt orang itu SAMA PERSIS dengan emisi karbon Indonesia yang hampir 300jt orang. Apa ngga sinting?
Emisi karbon per kapita (polusi yg dihasilkan lewat konsumsi makanan, barang, jasa, transportasi, energi dll) Australia itu 3x lipat emisi per kapita Indonesia. Konsumsi 1 orang di oz = konsumsi 3 orang di indo. Di amerika? Sama aja rakusnya.
Ya aku cuma bisa bilang “FUCKKKKKK!!!” kepada para penghasil emisi karbon disini, termasuk diriku sendiri.
Kebanyakan nulis naskah dokumenter lingkungan kadang ngga bikin damai, bawaannya malah marah2 pengen maki2.
This FUCKING broken capitalist system in the world sudah ngga bisa diharapkan lagi. Alternatifnya aku ngga tau. Aku bego kalo mau ngomongin solusi lewat sistem, kebanyakan malah cuma wacana bullshit.
Yg aku tau ya caranya mengurangi konsumsi di kehidupan sehari-hari. Ngurangin plastik, processed GOODS (makanan, minuman, pembersih, apalah barang2 BULLSHIT yg dijual brand2 bullshit itu di supermarket), makan sehat (kita makan sehat, planet juga sehat). Ngga musti pake label vegetarian, vegan, zero waste, minimalist, permaculturist dan label2 lainnya (yg kadang cuma malah jadi simbol status yg superficial) kalo mau berbuat sesuatu.
Habis freewriting (diajarin @aristopangaribuan) cari outlet sambil misu2 maki2 di socmed, balik lah ke kebun. Meditasi lagi dulu. Biar waras.
Saat meditasi kita membawa penderitaan seluruh jagad raya. Karena kita ngga mungkin menderita tanpa eksistensi jagad raya. Embrace the anger. Embrace all the BULLSHIT in the world. May all beings be happy.